Monday, 27 January 2014

wind breeze.

terkadang hal yang paling aku butuhkan diantara hari kerjaku adalah, satu hari duduk terdiam memandang ranting-ranting dan merasakan hembusan angin yang menerpa setiap ujung dedaunan hingga menari menciptakan sebuah alunan. kubiarkan kedua mataku terbawa alunan angin keatas angkasa, rangkaian awan kawanan domba tercerai berai menjadi garis putih vertikal sebagai memori atas lintasan burung besi raksasa yang perlahan menghilang mendekati cakrawala.
terdiam seperti itu. dan tetap seperti itu.

Saturday, 17 March 2012

paragraf berambigu

aku selalu suka berkendara dimalam hari. mencari solusi semua masalah dipikiran dengan cahaya temaram lampu-lampu kendaraan. berharap jalanan yang aku lewati masih panjang tidak akan ada habisnya. berharap jalanan macet total. berharap berhenti dilampu merah yang lamanya seribu detik. berharap hujan turun dengan derasnya. berharap hujan bisa menemaniku berkendara diperjalananku yang panjang. berharap rute terjauh yang kupilih benar-benar tidak akan berakhir. tapi entah kenapa semua berlalu cepat sekali.. 


Wednesday, 5 October 2011

cacar-cacar pergilah. datang lagi lain hari. eh, jangan datang lagi deh



30 september 2011, Sore itu aku menonton drama korea favoritku, lalu aku merasakan adanya sebuah bintik didekat leherku. kontan saja aku langsung tersentak kaget dan berlari sekuat tenaga ke depan kaca dikamarku. Kuperhatikan secara mendalam bintik tersebut dari pantulan kaca, tampak seperti sebuah bintik cacar air...

Lalu aku panik dan berputar2 didalam kamarku. Kulihat ada adikku, adikku yang sudah mengalami cacar waktu masa kecilnya pasti berpengalaman dengan bentuk cacar. Dia yang lagi asik ngaskus langsung aku ajukan sebuah pertanyaan untuk memastikan kalau bintik itu adalah cacar, "DE INI CACAR BUKAN?" kataku sambil menunjuk bintik yang tadi. Kemudian dengan lantang nya dia bilang IYA sambil jogetjoget dibarengin dengan nyanyian "wayoloo kena cacar" . nasip -.-

Dengan pikiranku yang penuh dengan kata "cacar" aku menelpon kiki, selama pembicaraan ditelepon aku ngambek. NGAMBEEK, karena dia yang menularkan akuuu . Semua hal yang salah selama aku kena cacar, itu berarti salah kiki. contohnya begini:
Aku ga masuk kuliah, itu salah kiki.
Aku ga ngerjain tugas, itu salah kiki
Aku ga ikut field trip, itu salah kiki.
Monitor komputer aku rusak, itu salah kiki.
Karena semuanya bisa aku lakuin kalo aku ga kena cacar. Dan yang menularkan kiki, jadi semuanya salah kiki. Begitulah pemikiranku saat ditelepon. Pendek memang.

Hari ini sudah hari ke-5. Ingin rasanya aku menamai mereka semua . Mona, lisa, Thomas, Alfa, Edison, Wright, Bersaudara, dan lain lain..

cepat pergi ya cacar-cacar.
love, anis